Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Disnakertrans dan ESDM Buleleng Perkuat Sinergi Pelayanan Penempatan PMI melalui Rapat Koordinasi di Provinsi Bali

Admin disnakertransesdm | 19 Februari 2026 | 127 kali

Kamis, 19 Februari 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa,SE.,M.Si didampingi Pengantar Kerja Ahli Muda bersama staf, mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka meningkatkan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Kegiatan ini sekaligus membahas koordinasi peralihan sistem layanan penempatan dari aplikasi SIAPkerja ke aplikasi SISKOP2MI.

Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Siddhakarya, Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jalan Raya Puputan, Niti Mandala Renon, Denpasar. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala BP3MI Provinsi Bali serta para peserta rapat dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Nakertrans dan ESDM Kabupaten Buleleng menjelaskan prosedur kerja pada sistem SISKOP2MI, termasuk tahapan dan mekanisme peralihan dari sistem SIAPkerja ke SISKOP2MI. Selain itu, ditegaskan pula pentingnya pemahaman dan penerapan nomenklatur terbaru dalam pelayanan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar selaras dengan kebijakan nasional.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelayanan ketenagakerjaan di Kabupaten Buleleng ke depan akan difokuskan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), sehingga pelayanan tidak lagi dilaksanakan di kantor dinas. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, efektivitas, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyatukan persepsi seluruh pihak terkait pelayanan penempatan PMI agar dapat berjalan secara terintegrasi, akuntabel, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat segera berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan maupun BP3MI apabila menemui kendala dalam proses pelayanan. Selain itu, P3MI serta agen atau perusahaan yang memberangkatkan PMI diharapkan dapat berperan aktif dalam memantau CPMI hingga purna PMI yang telah berangkat, melalui kolaborasi yang erat bersama BP3MI Provinsi Bali.