Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Busungbiu Festival 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Penggerak Ekonomi Masyarakat.

Admin disnakertransesdm | 16 Mei 2026 | 664 kali

Pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Buleleng, Kepala Bidang Data dan Informasi Hubungan Industrial menghadiri kegiatan Pembukaan Busungbiu Festival Tahun 2026 yang mengusung tema “Bhuana Shanti Loka Kerthi”, bertempat di Lapangan Umum Natha Praja, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu.

Kegiatan pembukaan festival berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Dapil Busungbiu, para pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng, Camat Busungbiu beserta jajaran, Majelis Desa Adat Kecamatan Busungbiu, kepala instansi/dinas tingkat Kecamatan Busungbiu, para perbekel se-Kecamatan Busungbiu, para kelian desa adat se-Kecamatan Busungbiu, kepala sekolah se-Kecamatan Busungbiu, masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh undangan dan masyarakat yang turut memadati lokasi kegiatan.

Busungbiu Festival Tahun 2026 diselenggarakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya, tradisi, serta kearifan lokal yang dimiliki Busungbiu. Festival ini juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, generasi muda, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan budaya dan nilai-nilai lokal Bali.

Selain sebagai ajang pelestarian seni dan budaya, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi Kecamatan Busungbiu kepada masyarakat luas, baik di sektor pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, maupun potensi sumber daya manusia yang dimiliki. Melalui festival ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Busungbiu.

Dalam perayaannya, Bupati Buleleng menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, masyarakat, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Busungbiu Festival Tahun 2026. Beliau menegaskan bahwa festival budaya bukan hanya sekedar hiburan semata, namun memiliki makna yang jauh lebih besar sebagai media edukasi, pelestarian budaya, serta penguatan identitas daerah.

“MELALUI BUSUNGBIU FESTIVAL INI, SAYA BERHARAP MASYARAKAT TIDAK HANYA MENJADIKAN KEGIATAN INI SEBAGAI HIBURAN SEMATA, TETAPI JUGA SEBAGAI MOMENTUM MEMPERKUAT IDENTITAS DAERAH, MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL, SERTA MENINGKATKAN KECINTAAN GENERASI MUDA TERHADAP WARISAN SENI DAN TRADISI BALI,” ujar Bupati Buleleng.

Lebih lanjut disampaikan bahwa festival seperti ini juga menjadi ruang strategis dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas sehingga mampu menarik kunjungan wisata, investasi, dan peluang ekonomi baru yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian kegiatan pembukaan festival juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya tradisional, atraksi kreativitas generasi muda, serta partisipasi masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Busungbiu yang menampilkan kekayaan adat dan budaya lokal secara atraktif dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui pelaksanaan Busungbiu Festival Tahun 2026, diharapkan semangat gotong royong, pelestarian budaya, serta pembangunan berbasis kearifan lokal dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan masyarakat Buleleng yang maju, harmonis, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan akar budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.