Pada hari Rabu, 29 April 2026, bertempat di ruang Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Buleleng, dilaksanakan kegiatan penyerahan rekomendasi verifikasi Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) serta sertifikasi standar/izin LPKS yang telah terbit di tahun 2026. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas NakerTrans ESDM Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, S.E., M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Productivitas Gede Suka Budiaman S.P., M.A.P.
Dalam kesempatan tersebut, terdapat tiga LPK yang menerima rekomendasi dan sertifikasi, yaitu LPK Menggapai Mimpi Bersama, LPK Jinzai Ikusei Bali, dan LPK Lucky Star Bali Academy. Ketiga lembaga ini dinyatakan telah memenuhi standar verifikasi yang ditetapkan, sehingga dapat melanjutkan peran strategisnya dalam mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten.
Kegiatan penyerahan rekomendasi dan sertifikasi ini memiliki tujuan utama untuk memastikan bahwa lembaga pelatihan kerja di Kabupaten Buleleng beroperasi sesuai dengan standar mutu yang berlaku, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan LPK dapat lebih dipercaya oleh masyarakat dan dunia usaha, sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar siap bersaing di pasar kerja.
Dalam arahannya, Kepala Dinas NakerTrans ESDM Kabupaten Buleleng menekankan pentingnya peran LPK dalam mendukung program pemerintah di bidang ketenagakerjaan. Beliau berharap agar lembaga pelatihan kerja yang telah memperoleh sertifikasi tidak hanya menjaga kualitas, tetapi juga terus berinovasi dalam metode pembelajaran, memperluas jejaring kerja sama dengan dunia usaha, serta meningkatkan relevansi pelatihan dengan kebutuhan industri.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar LPK di Buleleng mampu menjadi motor penggerak dalam mencetak tenaga kerja yang berdaya saing, berkarakter, dan memiliki keterampilan sesuai perkembangan zaman. Dengan demikian, keberadaan LPK tidak hanya menjadi sarana pendidikan vokasi, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas tenaga kerja.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan kerja dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.