Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Perkuat Sinergi Vokasi, Instruktur BLK Buleleng Jadi Asesor Uji Kompetensi Administrasi Perkantoran di BLK Karangasem.

Admin disnakertransesdm | 11 September 2026 | 50 kali

Sinergi dan kolaborasi lintas daerah dalam rangka penjaminan mutu tenaga kerja terampil kembali ditunjukkan oleh instansi pelatihan vokasi di Bali. Pada hari Kamis, 10 September 2026, UPTD BLK Kabupaten Karangasem menyelenggarakan kegiatan Asesmen Ujian Kompetensi Pengelola Administrasi Perkantoran. Dalam agenda sertifikasi tersebut, Instruktur Bisnis dan Manajemen dari UPTD BLK Kabupaten Buleleng, Kadek Pasek Mertayasa, S.Tr.T., dipercaya bertugas sebagai salah satu asesor penilai. Penugasan ini dilaksanakan berdasarkan surat permohonan resmi pinjam asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (LSP BPVP) Banyuwangi. Bertempat di Workshop Komputer UPTD BLK Kabupaten Karangasem, sebanyak 16 peserta pelatihan menunjukkan keahlian administrasi mereka di hadapan tim penguji.

Penyelenggaraan uji kompetensi ini bertujuan utama untuk mengukur, menilai, dan menguji kemampuan teknis serta operasional para peserta sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang administrasi perkantoran. Melalui proses uji yang ketat ini, kegiatan bertujuan memberikan pengakuan resmi berupa sertifikat kompetensi bagi para pencari kerja, sekaligus memastikan bahwa seluruh lulusan pelatihan memiliki kualifikasi yang relevan, profesional, dan siap menjawab kebutuhan tata kelola administrasi di dunia industri maupun instansi pemerintah. Keterlibatan instruktur dari luar daerah juga bertujuan menjaga objektivitas, kualitas, serta transparansi proses pengujian.

Rangkaian asesmen berjalan dengan tertib dan penuh kedisiplinan sejak tahap pengujian teori hingga simulasi praktik tata kelola dokumen serta pengoperasian perangkat perkantoran. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan ujian dengan fokus tinggi guna membuktikan kapasitas diri yang telah ditempa selama masa pelatihan. Berkat persiapan yang matang dan penguasaan materi yang baik, seluruh peserta sebanyak 16 orang tersebut berhasil melampaui standar kelulusan dan secara resmi dinyatakan kompeten. Hasil murni ini mempertegas keberhasilan program pelatihan vokasi dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, bersertifikat resmi, dan siap bersaing di pasar kerja global.