Upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup para aparatur sipil negara terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan sosialisasi pencegahan kanker dan tumor yang diikuti oleh segenap pegawai Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Kabupaten Buleleng di ruang rapat kantor setempat pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Acara ini menghadirkan tim konsultan kesehatan dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) sebagai narasumber utama yang membagikan wawasan medis mendalam seputar deteksi dini serta langkah pemeliharaan kesehatan tubuh.
Penyelenggaraan sosialisasi edukatif ini mengusung tujuan utama untuk meredam laju peningkatan angka penderita kanker di Provinsi Bali melalui penguatan kewaspadaan dini sejak tingkat individu. Melalui pemaparan langsung dari ahlinya, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pegawai dengan pengetahuan komprehensif mengenai faktor risiko, gejala awal, serta metode deteksi mandiri terhadap berbagai jenis tumor dan kanker. Selain itu, edukasi ini dirancang untuk mendorong perubahan gaya hidup yang lebih sehat di lingkungan kerja, memberikan pemahaman mengenai tindakan pencegahan medis maupun herbal, serta menghapus stigma ketakutan masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan berkala.
Sepanjang sesi edukasi, para pegawai menyimak materi dengan penuh antusias dan aktif berdiskusi mengenai langkah preventif yang praktis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pihak YSKI memaparkan pentingnya pola makan seimbang, manajemen stres, serta penghindaran zat karsinogenik sebagai benteng pertahanan utama tubuh. Kehadiran kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kesadaran hidup sehat yang kuat di kalangan pegawai Disnakertrans ESDM Kabupaten Buleleng, sehingga para aparatur tidak hanya produktif dalam menjalankan tugas pelayanan publik, tetapi juga memiliki ketahanan fisik yang optimal dan terhindar dari ancaman penyakit fatal.