Upaya mempererat sinergi antara lembaga pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri terus digalakkan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Kabupaten Buleleng melalui balai latihannya. Pada hari Jumat, 18 September 2026, bertempat di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Buleleng, telah diselenggarakan kegiatan Penyampaian Materi Industri yang ditujukan khusus bagi para peserta program pelatihan kejuruan Menjahit Pakaian Wanita Dewasa. Sesi pembekalan ini menghadirkan praktisi industri secara langsung, yaitu Owner PT Gamdaksam Denda Wangi, Ida Ayu Reviena Damasanti, yang membagikan wawasan praktis serta pengalaman mengelola usaha fesyen dan garmen di hadapan para peserta di ruang kelas pelatihan.
Penyelenggaraan kegiatan pelibatan instruktur tamu dari kalangan industri ini bertujuan utama untuk memberikan gambaran nyata mengenai standar, kebutuhan, serta dinamika kerja di lingkungan garmen profesional. Melalui interaksi langsung dengan pelaku usaha, UPTD BLK Kabupaten Buleleng berupaya memotivasikan peserta agar tidak hanya menguasai keterampilan teknis menjahit, tetapi juga memahami budaya kerja industri, standar keselamatan kerja, serta potensi kewirausahaan dari keahlian yang sedang dipelajari. Langkah ini menjadi strategi penting dalam menjembatani kesenjangan antara kurikulum pelatihan dengan kualifikasi yang dibutuhkan pasar kerja modern.
Dalam pemaparannya, narasumber memberikan penekanan kuat pada pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan industri garmen, pengenalan budaya kerja yang disiplin, serta pemahaman tata cara komunikasi yang efektif di tempat kerja. Selain itu, beliau juga menyuntikkan motivasi dengan menyampaikan bahwa keterampilan menjahit memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi dan tetap menjadi keahlian spesial yang dicari di tengah masyarakat. Suasana di dalam kelas berlangsung sangat hidup dan interaktif, di mana para peserta menyimak dengan antusias sembari aktif bertukar cerita pengalaman serta mengajukan berbagai pertanyaan mendalam. Melalui pembekalan perspektif industri ini, para peserta pelatihan menjahit diharapkan makin mantap dan percaya diri untuk bersaing di dunia kerja maupun merintis usaha mandiri di bidang garmen.