Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Festival Banjar 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Pelestarian Seni Budaya dan Regenerasi Seniman Muda

Admin disnakertransesdm | 13 Juni 2026 | 318 kali

Banjar, Buleleng Sabtu 13 Juni 2026 Festival Banjar 2026 yang mengusung tema “Jatisadu Darmabudi” resmi dibuka oleh Bupati Buleleng dengan ditandai pemukulan trompong sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival. Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan sekaa gambelan yang mendapat apresiasi langsung dari Bupati Buleleng. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, S.E., M.Si.

Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng, anggota DPRD Kabupaten Buleleng,Sekda pimpinan perangkat daerah, camat, perbekel, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Banjar.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng menyampaikan apresiasi kepada sekaa gambelan yang telah tampil mengisi pembukaan Festival Banjar. Menurutnya, penampilan tersebut menunjukkan bahwa seni tradisi Bali masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Bupati juga menegaskan bahwa penyelenggaraan festival di Kabupaten Buleleng bukanlah sekadar kegiatan seremonial atau ajang hiburan semata. Festival-festival yang telah dilaksanakan di berbagai kecamatan memiliki tujuan utama untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan kembali kreativitas seni, tradisi, adat istiadat, serta budaya yang menjadi identitas masing-masing wilayah.

“Festival ini bukan untuk ajang jalan-jalan atau bersenang-senang semata. Semua festival yang telah kita laksanakan bertujuan menggali kembali kreasi seni, tradisi, adat, dan budaya yang dimiliki setiap kecamatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghargai dan mencintai seni budaya daerah sendiri. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama agar warisan leluhur tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.“Kalau bukan kita yang menghargai dan melestarikan seni budaya sendiri, siapa lagi?” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya regenerasi pelaku seni. Ke depan, ia berharap panggung-panggung festival dapat lebih banyak melibatkan generasi muda, khususnya siswa-siswi SMA dan SMK yang berada di Kecamatan Banjar, sehingga mereka memiliki ruang untuk menampilkan bakat serta kreativitasnya dalam bidang seni dan budaya.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Banjar, panitia, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Banjar 2026. Ia berharap festival ini dapat terus menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal.

Dengan semangat “Jatisadu Darmabudi”, Festival Banjar 2026 diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya, mendorong kreativitas masyarakat, serta melahirkan generasi muda yang mencintai dan melestarikan seni budaya Bali.