Pada hari Jumat, 13 Maret 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, S.E., M.Si., bersama jajaran pegawai lingkup Disnakertrans ESDM Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan gotong royong di wilayah Kecamatan Banjar. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah dalam membantu penanggulangan dampak bencana banjir yang melanda beberapa wilayah.
Gotong royong yang dilaksanakan di lokasi Banjar Ambengan 1 ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditunjuk untuk menangani wilayah terdampak. Kehadiran para pemimpin daerah bersama jajaran OPD menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memberikan respon cepat terhadap bencana, sekaligus memperkuat solidaritas antar perangkat daerah dan masyarakat.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, mempercepat proses pemulihan lingkungan, serta memastikan bahwa akses dan fasilitas umum dapat kembali digunakan dengan baik. Selain itu, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa kegiatan gotong royong bukan hanya sekadar aksi fisik membersihkan lingkungan, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Beliau berharap agar semangat kebersamaan ini terus terjaga, sehingga setiap tantangan yang dihadapi dapat diatasi dengan lebih mudah melalui kerja sama yang solid.
Kegiatan gotong royong penanggulangan dampak banjir ini sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan, serta memastikan bahwa setiap warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, OPD, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pasca banjir dapat berjalan lebih cepat, sehingga kehidupan warga kembali normal dan aktivitas sosial ekonomi dapat pulih seperti sedia kala.