Buleleng, 18 Agustus 2026 — Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnakertrans dan ESDM) Kabupaten Buleleng turut ambil bagian dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) 2026 dengan menghadirkan Stand Job Fair dalam kegiatan Buleleng Digital Expo (BDE) yang berlokasi di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng.
Keikutsertaan Disnakertrans dan ESDM dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada masyarakat. Melalui Stand Job Fair, masyarakat dan para pencari kerja dapat memperoleh berbagai informasi mengenai lowongan pekerjaan, perusahaan yang membuka kesempatan kerja, peluang kerja sesuai kompetensi, serta informasi lainnya di bidang ketenagakerjaan.
Kegiatan Job Fair diikuti oleh berbagai perusahaan yang memberikan informasi dan peluang kerja kepada masyarakat. Kehadiran perusahaan secara langsung di lokasi diharapkan dapat mempermudah pencari kerja dalam memperoleh informasi serta membuka akses untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi, pengalaman, dan minat yang dimiliki.
Tidak hanya menghadirkan informasi bursa kerja, Stand Disnakertrans dan ESDM juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik bagi masyarakat, di antaranya layanan pijat refleksi gratis dan atraksi juggling yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja dan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPK/LPKS). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan keberadaan lembaga pelatihan dan berbagai program peningkatan keterampilan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Disnakertrans dan ESDM Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, S.E., M.Si., hadir secara langsung bersama jajaran dan staf Disnakertrans dan ESDM. Kehadiran pimpinan dan jajaran tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Job Fair sekaligus memastikan pelayanan informasi ketenagakerjaan dapat diberikan kepada masyarakat selama berlangsungnya Bulfest 2026.
Pembukaan Buleleng Festival 2026 sendiri berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026 dan dihadiri langsung oleh Gubernur Bali bersama Wakil Gubernur Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, anggota DPR RI asal Buleleng, anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng beserta para wakil ketua dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Buleleng, tokoh masyarakat, tokoh seni dan budaya, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, generasi muda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menyampaikan bahwa Buleleng Festival bukan sekadar perhelatan seni, tetapi menjadi ruang bersama untuk menghidupkan ingatan, identitas, kreativitas, serta rasa memiliki masyarakat terhadap kebudayaan Buleleng. Tahun ini Bulfest mengusung tema “Uriping Rasa”, yang menggambarkan pentingnya menjaga rasa hormat kepada leluhur, kecintaan terhadap tanah kelahiran, kebanggaan terhadap identitas, kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, serta tanggung jawab mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya.
Buleleng Festival 2026 berlangsung pada 18 hingga 23 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan seni, budaya, ekonomi kreatif, dan inovasi di sejumlah lokasi. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan modern digelar di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dan Catus Pata Singaraja, sementara berbagai produk UMKM, kriya, kerajinan tangan, serta kegiatan Buleleng Digital Expo dipusatkan di kawasan RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng.
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng juga menegaskan bahwa keseluruhan rangkaian Bulfest dihadirkan sebagai sebuah ekosistem kebudayaan yang tidak hanya berbicara mengenai seni pertunjukan, tetapi juga mencakup pengetahuan, kreativitas, ekonomi masyarakat, teknologi, dan masa depan Buleleng.
Sementara itu, Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para penabuh, penari, serta seluruh pelaku seni dan budaya yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Buleleng Festival. Gubernur juga mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam melestarikan seni dan budaya, khususnya kesenian yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Buleleng.
Gubernur Bali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memajukan Buleleng dengan menjaga kekompakan dan persatuan. Dukungan penuh juga disampaikan terhadap berbagai upaya pembangunan dan kemajuan Kabupaten Buleleng. Pembukaan Bulfest 2026 kemudian secara resmi ditandai dengan penyulutan meriam sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan festival.
Di tengah kemeriahan Bulfest tersebut, kehadiran Stand Job Fair Disnakertrans dan ESDM menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik kepada masyarakat. Momentum Buleleng Digital Expo dimanfaatkan untuk memperluas akses informasi ketenagakerjaan sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha.
Melalui Job Fair, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan, tetapi juga dapat mengetahui kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan serta berbagai peluang peningkatan kompetensi melalui lembaga pelatihan kerja. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Buleleng di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis dan berbasis digital.
Disnakertrans dan ESDM Kabupaten Buleleng mengajak masyarakat yang hadir dalam Buleleng Festival 2026 untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengunjungi Stand Job Fair, menggali informasi mengenai peluang kerja dan pelatihan, serta memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Dengan mengusung semangat “Uriping Rasa”, keikutsertaan Disnakertrans dan ESDM dalam Buleleng Digital Expo diharapkan tidak hanya turut menyemarakkan Buleleng Festival 2026, tetapi juga semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan masyarakat dalam menciptakan tenaga kerja Buleleng yang kompeten, produktif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.