Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Air, Disnakertrans ESDM Buleleng Pantau TKM dan Potensi ABT di Desa Tegallinggah.

Admin disnakertransesdm | 15 September 2026 | 62 kali

Upaya pemantauan program pemberdayaan masyarakat serta pemetaan potensi sumber daya daerah terus dioptimalkan secara sinergis oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Kabupaten Buleleng. Pada hari Selasa, 15 September 2026, tim lintas sektor yang terdiri dari Pengantar Kerja Ahli Muda, Kepala Seksi ESDM, beserta staf pelaksana menerjunkan tim langsung ke lapangan di Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada. Kehadiran rombongan dinas disambut dengan hangat oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Desa Tegallinggah yang hadir mewakili Perbekel Tegallinggah di kantor desa setempat. Kunjungan kerja ini dirancang secara terpadu untuk melakukan peninjauan lapangan terkait program penanggulangan kemiskinan sekaligus melakukan pengawasan teknis terhadap pengelolaan potensi energi dan sumber daya air daerah.

Penyelenggaraan kegiatan pengawasan dan peninjauan lapangan ini memiliki dua tujuan strategis utama. Pertama, untuk mengevaluasi pelaksanaan bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Kemiskinan Ekstrem guna memastikan bantuan modal usaha modal kelompok penerima dimanfaatkan secara produktif, tepat sasaran, serta tertib administrasi. Kedua, kegiatan ini bertujuan untuk mendata, memetakan, serta mengoordinasikan pengelolaan potensi Energi Baru dan Sumber Daya Air Bawah Tanah (ABT) yang dimiliki desa. Langkah pendataan ini menjadi krusial dalam mendukung ketahanan pangan lokal, menjamin ketersediaan air bersih masyarakat, serta merancang formula tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Dari hasil monitoring di Banjar Dinas Munduk Kunci, tim mencatat keberadaan dua orang penerima manfaat bantuan TKM Kemiskinan Ekstrem yang mengembangkan usaha peternakan kambing. Tim memberikan penekanan khusus agar seluruh laporan administrasi dan pertanggungjawaban kegiatan disusun dengan teliti sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Sementara itu, pada peninjauan potensi daerah, tim menemukan potensi besar Air Bawah Tanah di Desa Tegallinggah yang tersebar di tiga titik dan dikelola secara kolaboratif oleh subak bersama BUMDes untuk kebutuhan irigasi dan konsumsi warga. Tim berkesempatan meninjau langsung lokasi ABT yang dikelola Subak Anyar di Banjar Dinas Tegallinggah, di mana kedalaman sumur mencapai 125 meter dan terbukti mampu mensuplai kebutuhan air bagi kawasan pertanian subak serta kebutuhan domestik masyarakat sekitar secara berkelanjutan.