Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Pastikan Standar Terpenuhi, Disnakertrans dan ESDM Buleleng Verifikasi Lapangan LPK Swiss College International.

Admin disnakertransesdm | 06 Juli 2026 | 1309 kali

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Lattas)  melaksanakan verifikasi lapangan terhadap LPK Swiss College International yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman, Seririt, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan izin operasional lembaga pelatihan kerja tersebut.

Mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Gede Suka Budiaman, S.P., M.A.P., bersama staf melakukan pemeriksaan secara langsung untuk memastikan kesesuaian kondisi riil di lapangan dengan dokumen persyaratan yang telah diajukan oleh pihak LPK.

Verifikasi meliputi pengecekan sarana dan prasarana pelatihan, ruang belajar, peralatan praktik, serta kelengkapan administrasi sebagai syarat memperoleh izin operasional. Berdasarkan hasil verifikasi, LPK Swiss College International dinyatakan telah memenuhi persyaratan dan layak memperoleh rekomendasi izin operasional sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Rekomendasi tersebut selanjutnya akan diproses melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Lattas juga menyampaikan arahan Kepala Disnakertrans dan ESDM Kabupaten Buleleng kepada pengelola LPK. Setelah izin operasional diterbitkan, lembaga diharapkan menjalankan kegiatan pelatihan sesuai kapasitas yang dimiliki serta berfokus pada penyelenggaraan pelatihan kerja, bukan sebagai lembaga pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri.

Selain meningkatkan keterampilan dan kompetensi teknis peserta pelatihan, LPK juga diharapkan memberikan pembinaan karakter, mental, sikap, dan etos kerja sehingga lulusan benar-benar siap memasuki dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mencetak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan berdaya saing sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.