Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Siapkan SDM Berdaya Saing Global, Disnakertrans ESDM Buleleng Gelar Pelatihan Bahasa Inggris

Admin disnakertransesdm | 09 Juni 2026 | 1628 kali

Selasa, 9 Juni 2026, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Bahasa Inggris yang bersumber dari Dana APBD Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

Kegiatan pembukaan dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, S.E., M.Si., didampingi para Kepala Bidang di lingkungan Disnakertrans ESDM Kabupaten Buleleng, Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Buleleng, Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD BLK Kabupaten Buleleng, instruktur pelatihan Bahasa Inggris, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Lattas), Gede Suka Budiaman, S.P., M.A.P., menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan berdasarkan unit kompetensi yang telah disusun sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor usaha saat ini. Program pelatihan Bahasa Inggris sebanyak satu paket ini diikuti oleh 16 peserta dan akan dilaksanakan selama 30 hari kerja mulai 10 Juni hingga 5 Agustus 2026.

Menurutnya, pelatihan Bahasa Inggris dipilih karena tingginya kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan komunikasi internasional, terutama untuk mendukung sektor pariwisata serta peluang kerja ke luar negeri yang terus mengalami peningkatan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara komunikatif sehingga dapat menunjang kesempatan kerja maupun pengembangan usaha secara mandiri.

Dalam sambutannya, Kadisnakertrans dan ESDM menegaskan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah.

“Sebagai salah satu destinasi pariwisata di Bali, Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar pada sektor pariwisata, perhotelan, jasa wisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif yang membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan komunikasi bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kemampuan berbahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan telah menjadi kebutuhan dasar bagi tenaga kerja yang ingin bersaing di dunia kerja, terutama pada sektor yang berhubungan langsung dengan wisatawan mancanegara maupun peluang kerja internasional.

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara nyata dalam dunia kerja maupun dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya UPTD BLK Kabupaten Buleleng, para instruktur, serta seluruh peserta pelatihan. Ia berharap program pelatihan ini mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap bersaing, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Buleleng sebagai daerah pariwisata yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global.

Setelah penyampaian sambutan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Bahasa Inggris Tahun 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian perlengkapan pelatihan berupa alat tulis kantor (ATK) dan pakaian peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran proses pembelajaran.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.