Pada hari Rabu, 15 April 2026, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kasi. ESDM, beserta staf Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Buleleng melaksanakan koordinasi ke Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam pelaksanaan program ketenagakerjaan serta energi dan sumber daya mineral.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal strategis dibahas. Pertama, terkait program pemagangan ke Jepang dengan skema Government to Government (G to G) antara Pemerintah Indonesia dan Jepang yang sudah mulai terlaksana pada tahun 2026. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten diberi kewenangan untuk melaksanakan perekrutan peserta pemagangan, dengan pendaftaran dibuka mulai April hingga September 2026. Program ini diharapkan mampu membuka peluang bagi tenaga kerja muda untuk memperoleh pengalaman internasional, meningkatkan keterampilan, serta memperluas wawasan kerja di bidang industri Jepang.
Kedua, mengenai akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS), masih menunggu perubahan peraturan dari Kementerian Ketenagakerjaan. Hal ini menjadi perhatian penting karena akreditasi berfungsi sebagai standar mutu bagi lembaga pelatihan dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Ketiga, untuk kegiatan di bidang ESDM, pihak provinsi memberikan saran agar dengan keterbatasan kewenangan yang dimiliki kabupaten, fokus kegiatan diarahkan pada monitoring pemanfaatan langsung panas bumi, bukan pada pengawasan. Langkah ini dinilai lebih realistis dan sesuai dengan kapasitas daerah, sehingga tetap dapat memberikan kontribusi dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatan energi panas bumi tanpa melampaui batas kewenangan yang ada.
Tujuan utama dari koordinasi ini adalah memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta memastikan bahwa program-program ketenagakerjaan dan ESDM dapat berjalan efektif, terarah, dan sesuai regulasi. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan Kabupaten Buleleng mampu memanfaatkan peluang pemagangan luar negeri, memperkuat kualitas lembaga pelatihan kerja, serta berperan aktif dalam pemantauan pemanfaatan energi panas bumi.
Kegiatan koordinasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mendukung pengelolaan energi yang berkelanjutan. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan program-program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan lingkungan kerja yang produktif.