Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Inspektorat Kabupaten Buleleng melaksanakan Rapat Pembahasan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah Tahun 2026 terkait sektor pendidikan, kemiskinan, stunting, ketahanan pangan, dan pengentasan kemiskinan. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Inspektorat Kabupaten Buleleng.
Rapat dipimpin oleh Irban I Inspektorat Kabupaten Buleleng dengan menghadirkan narasumber dari BPK Perwakilan Provinsi Bali serta dihadiri oleh perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Kabupaten Buleleng, rapat dihadiri oleh Sekretaris Dinas bersama Fungsional Perencana. Pada kesempatan tersebut dilakukan pembahasan terhadap program dan kegiatan yang berkaitan dengan indikator Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang menjadi salah satu fokus evaluasi.
Hasil pembahasan menunjukkan masih terdapat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, di antaranya ketidaksesuaian antara target yang tercantum dalam RPJMD dan RKPD. Selain itu, penyusunan target pada beberapa program dan kegiatan dinilai belum sepenuhnya memperhatikan target pada dokumen perencanaan yang lebih tinggi sehingga diperlukan penyelarasan yang lebih baik.
Dalam evaluasi juga ditemukan adanya indikasi kurang optimalnya efisiensi penggunaan anggaran pada beberapa kegiatan. Oleh karena itu, perangkat daerah terkait diharapkan melakukan perbaikan dalam proses perencanaan dan penganggaran agar lebih efektif, efisien, serta selaras dengan target pembangunan daerah yang telah ditetapkan.
Melalui rapat ini diharapkan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Buleleng secara optimal, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran, pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, peningkatan ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas pendidikan.