Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Dan Energi Sumber Daya Mineral

Disnakertrans dan ESDM Buleleng Laksanakan Koordinasi ke Jembrana Bahas Program Pemagangan Jepang dan Subsidi Kredit

Admin disnakertransesdm | 12 Mei 2026 | 1160 kali

Selasa, 12 Mei 2026, mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Buleleng, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Gede Suka Budiaman, S.P., M.A.P., bersama staf melaksanakan kunjungan koordinasi ke Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana. Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait sistem pelaksanaan program pemagangan ke Jepang serta skema subsidi kredit yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Rombongan Disnakertrans dan ESDM Kabupaten Buleleng diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana, Komang Gunawan, S.E. Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya mekanisme pelatihan calon peserta, status program sebagai pemagangan atau penempatan kerja, biaya pelatihan hingga keberangkatan, pola pembiayaan, peran pemerintah daerah, kerja sama dengan lembaga perbankan, penanganan kredit macet, plafon pinjaman, hingga sistem pemantauan peserta setelah diberangkatkan.

Selain itu, turut dibahas pula mekanisme penganggaran subsidi bunga kredit, perangkat daerah yang menangani program tersebut, serta contoh dokumen pendukung seperti nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama (PKS), dan prosedur teknis pelaksanaan subsidi.

Dalam paparannya, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana menjelaskan bahwa program ini lahir dari adanya kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan formal dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor tingginya angka pengangguran terbuka, sehingga diperlukan program peningkatan kompetensi melalui skema pemagangan yang terukur dan berorientasi kebutuhan pasar kerja.

Selain itu, tingginya minat masyarakat untuk bekerja maupun mengikuti pemagangan ke luar negeri kerap terkendala biaya awal keberangkatan yang cukup besar. Kondisi ini menyebabkan peluang kerja internasional sulit diakses masyarakat ekonomi menengah ke bawah apabila tanpa intervensi pemerintah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana menerapkan strategi integrasi melalui dua pendekatan utama, yakni peningkatan kompetensi melalui program pemagangan serta dukungan pembiayaan melalui subsidi bunga kredit bagi calon peserta.

Program ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri daerah dalam mengisi peluang kerja di tingkat nasional maupun internasional, meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pendapatan tetap dan remitansi, serta menurunkan angka kemiskinan secara struktural sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor ketenagakerjaan.

Melalui kunjungan koordinasi ini, Disnakertrans dan ESDM Kabupaten Buleleng berharap dapat memperoleh referensi dan praktik baik yang dapat dikaji lebih lanjut untuk pengembangan program peningkatan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Buleleng.